Tampilkan postingan dengan label parents. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parents. Tampilkan semua postingan

23 Januari 2014

Kegagalan adalah sukses yang tertunda

Diposting oleh Ayu Wulandini di 23.1.14 0 komentar
Pernah dengar dengan istilah ini?
Saya pernah mendengarnya, bahkan baru saja mengalaminya.

Pada semester kemarin, merupakan waktu untuk menyusun proposal penelitian untuk tesis. Di akhir semester itupun, akhirnya diadakan sidang mengenai proposal tersebut. Beberapa dari teman-temanku ada yang sudah mendapatkan jadwal di akhir desember dan ada pula yang di awal januari. Aku termasuk orang yang mendapatkan jadwal di awal Januari.

10 Januari 2014
Merupakan tanggal sidang proposalku. Entah kenapa, rasanya sidang ini berbeda dengan sidang untuk tesis. Persiapan-persiapannya semua terasa datar. Bahkan saat itu pun, tidak terasa deg-deg-an yang begitu berarti. Semua kujalani dengan cukup santai namun terasa hambar.
Hingga akhirnya, di akhir sidang itu, proposal ku dinilai tidak cukup untuk memenuhi standar penelitian S2 dan bisa dilakukan oleh mahasiswa S1. Aku pun akhirnya diminta untuk memperbaiki proposal tesebut dan melakukan sidang ulang pada tanggal 20 Januari.


Butuh waktu beberapa hari untuk aku menyadari apa yang harus aku perbuat. Apa yang harus segera aku kerjakan, karena tanggal 20 Januari itu tinggal beberapa hari lagi, setelah dipotong weekend dan hari libur.
Dalam beberapa hari itupun, aku sama sekali tidak menyentuh proposal ku yang telah berisi banyak coretan dari para penguji.
Saat itu aku marah, kecewa dan sedih. Aku pun bingung karena aku merasa perlu banyak perombakan yang dilakukan. Saat itupun, orang-orang rumah pun sedang berada pada kesibukannya masing-masing. Hal tersebut semakin menambah kesedihanku karena aku merasa tak memiliki tempat untuk bercerita mengenai keluh kesahku.

Hingga akhirnya, hari minggu malam, aku pun bercerita ke ibuku. Beberapa saran pun juga sudah diberikan, aku pun dibekali persiapan mental hingga akhirnya aku siap untuk melakukan revisi dalam waktu yang cukup singkat.

Selama seminggu, aku pun bolak-balik kampus. Melakukan revisi, bertemu dengan dosen pembimbing, melakukan revisi lagi, hingga akhirnya aku dinilai cukup siap untuk maju sidang lagi.

Ternyata, tanggal 20 merupakan hari tanpa sidang karena ada kegiatan lain. Tanggal sidang diundur jadi tanggal 21 Januari. Tambahan satu hari merupakan waktu yang cukup untuk meyakinkan ku dalam persiapan sidang kedua.

21 Januari 2014
Sidang proposal dalam kesempatan kedua. Ditemani hujan dari malam, kami pun berangkat sangat pagi. Aku ditemani oleh ibu dan adikku. Terlihat seperti anak TK yang baru masuk sekolah, tapi biarlah. Pukul 10.00 aku pun masuk ke dalam ruangan sidang. Ibu dan adikku menunggu di luar ruangan.

Sidang hari itu berjalan cukup lancar, beberapa pertanyaan pun berhasil dijawab. Beberapa pertanyaan yang kurang terjawab pun dibantu oleh dosen pembimbing. Alhamdulillah, semuanya tetap lancar. Alhamdulillah lagi, nilai yang diberikan pun cukup memuaskan.


»»  Read More...

24 Oktober 2013

Mungkin Rindu

Diposting oleh Ayu Wulandini di 24.10.13 0 komentar
aku bukan termasuk orang yang puitis ataupun romantis
bahkan aku lebih cenderung apatis

tapi rasanya ada yang berbeda beberapa minggu belakangan ini
selalu ada rasa hampa di hati dari hari ke hari
semenjak hari itu
hari ketika orang tuaku berangkat ke tanah suci

awalnya aku pun tidak menghiraukan rasa tersebut
menjalani kehidupan sebagaimana seharusnya
menjalankan kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan

ketika orang-orang menanyakan apakah aku rindu mereka
aku bisa mengeluarkan kata 'tidak' dengan penuh keyakinan
karena kami hampir setiap hari berkomunikasi
baik via telepon, chatting ataupun video call

aku memang bukanlah orang yang suka menyatakan semuanya dengan eksplisit
bahkan tentang masalah rindu
jika kalian tanya itu lagi, aku mungkin akan tetap menjawab bahwa aku tidak rindu



Namun,

setiap kali pulang kampus, aku selalu menyengajakan melewati kantor papi, menengok sebentar, teringat waktu aku menjemput beliau disana sepulang kuliah

setiap kali pergi ke mall, aku selalu parkir di tempat yang sama ketika aku dan mami pergi ke mall

terkadang, pada malam hari, aku pun ikut menonton acara-acara televisi yang biasa ditonton papi sebelum tidur.

setiap melakukan kegiatan rumah tangga, akupun melakukannya seolah-olah sedang membantu mami di rumah

setiap malam, aku selalu tidur di kamar orang tuaku, bahkan alas kasurnya pun belum ku ganti agar masih bisa merasakan kehadiran mereka bersama tidurku

mungkin aku memang rindu


»»  Read More...

5 Oktober 2013

Tujuan Awal Belajar Menyetir

Diposting oleh Ayu Wulandini di 5.10.13 2 komentar
Menyetir sudah diperkenalkan oleh papi ketika aku masih kecil dulu.
Setiap papi pulang kantor, aku selalu berebut dengan adikku untuk lebih dahulu mencapai pintu mobil papi
Kemudian salah satu dari kami akan dipangku dan ikut serta memarkirkan mobil ke dalam rumah

Ketika usiaku semakin bertambah, akupun akhirnya belajar mengemudikan mobil yang sebenarnya.
Tujuan awal aku belajar menyetir itu adalah agar aku bisa mengantar orang tuaku berangkat haji, sesuai dengan permintaan papi.

Alhamdulillah, setelah sekian lama mengemudikan mobil, akhirnya, waktu untuk melaksanakan tujuan itupun tiba. Hal yang sudah lama aku persiapkan dari sebelumnya, aku mengantar orang tuaku naik haji sabtu kemarin (28/9).

Sayangnya, aku melupakan sesuatu dalam persiapan tersebut.
Aku tidak menyiapkan diri ini, untuk mengantarkan adik-adikku ke rumah setelah ditinggalkan orang tuaku.
Perjalanan pulang itupun terasa cukup senyap
Aku pun harus berjuang untuk terus konsentrasi dalam mengemudikan mobil


»»  Read More...

4 Oktober 2013

Fokus Pada Kelebihan

Diposting oleh Ayu Wulandini di 4.10.13 0 komentar
Alhamdulillah, setelah sekian lama bersama sebagai kakak-adik,
mendapat pengajaran yang sama dari orang tua kami,
kami pun lebih mengerti satu sama lain.


Bukan hal yang mudah bagi kami, ditinggal oleh orang tua untuk pergi ibadah haji.
Jangan tanya bagaimana perasaan kami, sedih merupakan hal yang pasti.

Seperti kata orang-orang barat sana, 'life must go on'
Kami pun sepenuhnya menyadari bahwa kami harus terus melangkah
Harus terus melaksanakan kewajiban kami seperti biasanya.

Dengan rasa kesepian yang sama-sama kami alami,
kami pun terus saling medukung satu sama lain
Tidak berfokus pada kesedihan dan kesepian kami,
namun terus berfokus pada apa yang bisa kami lakukan untuk membantu satu sama lain.


»»  Read More...

Papi Mami

Diposting oleh Ayu Wulandini di 4.10.13 0 komentar
Huaaa, what a wonderful day!!!
Setelah beberapa hari cuma komunikasi via sms aja,,akhirnya semalem bisa skype-an

Bahagianya kemaren itu dimulai dari munculnya mami dan papi secara tiba-tiba di grup whatsapp
Padahal aku lagi di kelas, trus langsung mendadak bahagia banget begitu tau papi ama mami bisa dpt koneksi internet. Kemaren-kemaren itu, entah kenapa, hp papi ama mami agak susah untuk terkoneksi dengan internet. Entah karena dimatiin data roamingnya, atau emang gamau dinyalain pake internetnya.

Ternyata papi dan mami memanfaatkan wifi hotel, jadi bisa internetan. Saat itu pun, disana baru selesai sholat dzuhur dan mau makan siang. Kami pun janjian akan kembali online setelah papi mami sholat ashar disana, sekitar jam 8an waktu rumah.

Setelah pulang kuliah dan sampai rumah, kami pun kembali online, trus kami skype-an deh..




















Huaa, seneng banget bisa ngeliat papi ama mami !!!
Seneng banget ngeliat papi mami sehat-sehat aja, bahkan gemukan.
Kata mami, disana sering di kasih makan, suka ada snack di antara jam makan utama.
Yang penting, papi ama mami sehat-sehat aja disana, masalah berat badannya diselesaikan di tanah air aja,hehe
yang penting kuat buat ngejalanin hajinya nanti

LOVE YOU, MISS YOU !!!!
»»  Read More...

3 Oktober 2013

Beda Rasa pada Rutinitas Sama

Diposting oleh Ayu Wulandini di 3.10.13 0 komentar
Sebelumnya,
aku sudah terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah tangga di sela-sela jadwal kuliahku
sehingga aku pun tidak mengkhawatirkan kesibukan yang akan bertambah ketika akan ditinggal pergi.

Sekarang pun, 
aku masih melakukan pekerjaan tersebut di sela-sela jadwal kuliahku.

Tapi rasanya tetap berbeda, ada rasa yang hilang.
Kebersamaan yang selama ini ada.
Diskusi-diskusi kecil ketika sedang bersama
atau hanya sekedar berbaring bersama sambil menyaksikan acara televisi

Rindu itu terus muncul
Walaupun
fikiran ini terus dialihkan
diri ini terus disibukkan.

Rindu itu tetap ada
dan terus ada
Hingga pertemuan itu akhirnya tiba


»»  Read More...

1 Oktober 2013

Sejauh Empat Jam

Diposting oleh Ayu Wulandini di 1.10.13 0 komentar
Kita tidak terpisah jauh,
hanya berada di tempat berbeda dengan jeda empat jam

Rindu ini pun terus mengalir,
walau harus menempuh waktu berjam-jam,
demi tiba di daerah dengan jeda empat jam

Hanya doa yang bisa terus kupanjatkan,
Semoga kita segera bertemu,
semoga empat jam diantara kita bisa segera menghilang

»»  Read More...

28 September 2013

Kami Menanti di Tanah Air

Diposting oleh Ayu Wulandini di 28.9.13 0 komentar


Selamat Menunaikan Ibadah Haji
»»  Read More...
 

Ayu Wulandini Rezkyal Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez